uploaded.to

Halal Guide

Label

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Januari 2011

Balung Kuwuk


Balung kuwuk
Balung kuwuk, makanan tradisional
Balung kuwuk?

Mungkin ada yang asing dengan namanya, tetapi pernah merasakan asyiknya makanan ini. Balung berarti tulang, Kuwuk itu sejenis kucing hutan; tetapi makanan ini bukan dibuat dari kucing hutan melainkan dari ubi kayu. Jika bahan ubi kayunya kurang "mempur" alias keras, bisa jadi hasilnya keras bagaikan tulang.......

Pada jaman penjajahan dahulu, pembuatan balung kuwuk ini menurut sumber cerita yang tidak jelas asal usulnya (hehehehe).. juga didasari atas ketebatasan bahan makanan. Ubi kayu yang telah direbus dan tidak habis dikonsumsi, akan sayang sekali kalau dibuang. Akhirnya, dengan kreativitas yang ada, diolah menjadi balung kuwuk ini.

Cara pembuatannya pun sangat mudah. Ubi kayu dikuliti, kemudian dicuci dan direbus, atau bisa juga dikukus. Setelah matang, ubi kayu dipotong tipis-tipis. Naaaah... ini dia... kalau memotongnya terlalu tebal, akan jadi juga cemilan sekeras tulang.....

Setelah dipotong tipis-tipis, ubi ini kemudian dijemur sampai benar-benar kering.
tested @ dapur mas ndut

Setelah kering, ubi ini digoreng dalam minyak panas..... jadilah cemilan bernama balung kuwuk ini.....

Selamat mencoba.


Sabtu, 04 Desember 2010

Teliti Sebelum Membeli

THURSDAY, 08 APRIL 2010 14:26 NAD
‘Teliti Sebelum Membeli’ yang merupakan motto siaran niaga TVRI zaman baheula rasanya tetap tidak lekang dimakan waktu. Sikap konsumen untuk teliti dalam memilih produk yang akan dikonsumsinya harus selalu dilakukan. Bagi seorang muslim, kesalahan dalam memilih suatu produk yang dikonsumsinya dapat berujung pada kerugian lahir dan batin. Secara lahir, produk yang mengandung bahan berbahaya akan memberikan dampak yang merugikan bagi kesehatan. Sedangkan secara batin, mengkonsumsi produk tidak halal akan berdosa. Oleh karena itu konsumen perlu sekali memahami informasi tentang produk yang akan dikonsumsinya, sehingga keputusan untuk mengkonsumsi suatu produk tertentu tidak semata-mata karena tergiur dengan kemasan yang menarik, iklan yang bombastis atau harga yang murah.



Cara yang paling mudah adalah dengan teliti membaca label yang melekat pada kemasan produk. Berikut ini diuraikan beberapa hal yang peru diteliti oleh konsumen sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi suatu produk:


Memahami Bahasa/Tulisan
Langkah pertama yang harus diperhatikan oleh konsumen adalah memahami bahasa atau tulisan. Hal ini sangat perlu karena Indonesia saat ini tengah kebanjiran produk import baik legal maupun illegal. Meskipun aturan yang berlaku mewajibkan produsen untuk mencantumkan informasi yang dapat dipahami oleh konsumen pada umumnya, tapi pada kenyataannya ada produk yang beredar di pasaran dengan tulisan atau bahasa yang sama sekali tidak dapat dipahami. Langkah konsumen yang terbaik dalam menghadapi produk seperti ini adalah menghindarinya.


Nomor Pendaftaran

Produk yang diproduksi dan beredar di Indonesia seharusnya terdaftar pada lembaga pemerintah yang berwenang yaitu Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan mendapatkan nomor pendaftaran. Nomor pendaftaran untuk produk pangan adalah MD atau SP untuk industri kecil. Sedangkan untuk produk import mendapatkan nomor registrasi dengan kode ML. Kode CD diberikan untuk produk kosmetika lokal dan CL untuk produk luar. Adapun kode TR diperuntukkan bagi produk obat tradisional (jamu) dalam negeri dan TL untuk produk import.


Nama Produk, Produsen dan  Alamat Produksi

Nama dan alamat produsen tidak selalu sama dengan pabrik yang memproduksinya. Saat ini ada perusahaan tertentu yang sudah mendapatkan sertifikat halal untuk produk tertentu di Indonesia, kemudian memproduksi produk yang persis sama di pabrik lain di luar negeri. Padahal sertifikat halal MUI yang diberikan hanya kepada produk yang diproduksi di Indonesia. Pada kasus lain,ada produsen yang sudah dikenal masyarakat luas sebagai produsen produk bersertifikat halal kemudian mengeluarkan produk baru yang tidak disertifikasi halal. Konsumen yang tidak teliti akan otomatis beranggapan bahwa produk apapun yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut pasti halal. Hal-hal seperti ini tentunya menyesatkan konsumen. Oleh karena itu teliti nama produk, produsen dan alamat produksinya.


Daftar Bahan yang Digunakan

Salah satu hal penting lain yang harus diperhatikan oleh konsumen adalah daftar atau komposisi bahan atau istilah lain ingredients yang terkandung dalam produk yang akan dikonsumsi. Istilah bahan yang digunakan jika diperhatikan masih sangat beragam. Ada yang sudah menggunakan bahasa Indonesia yang secara umum dikenal oleh masyarakat, ada yang masih menggunakan istilah asing atau dapat ditemukan juga penggunaan kode. Istilah asing yang perlu dikritisi kehalalannya antara lain emulsifier, atau bahan pengemulsi, stabilizer atau bahan penstabil, shortening, tallow, gelatin dan collagen. Sedangkan lard adalah jenis yang harus dihindari karena merupakan istilah untuk lemak babi yang sudah pasti keharamannya. Kode yang sering muncul adalah kode untuk bahan pewarna dan kode E yang merupakan kode untuk bahan tambahan atau food additives. Tidak semua bahan dengan kode E perlu dicurigai kehalalannya. Beberapa contoh kode E yang perlu diperhatikan karena mungkin berasal dari hewan adalah E422 (gliserol/gliserin), E430-E463 (asam lemak dan turunannya) dan E470-E495 (garam atau ester asam lemak). Sedangkan E334 adalah kode untuk L-(+)-tartaric acid yang merupakan hasil samping industri wine.
Untuk dapat mengetahui produk dan bahan-bahan mana yang perlu dikritisi, konsumen dituntut untuk terus menerus menambah pengetahuannya. Dengan demikian akan terbangun konsumen yang pintar dan kritis, sehingga mendorong produsen untuk lebih bertanggung jawab dalam berproduksi. Walhasil, pameo ‘konsumen adalah raja’ dapat tetap dipertahankan.



Label Halal
Cara yang paling mudah dilakukan untuk memlih produk halal adalah dengan melihat ada tidaknya label atau logo halal pada kemasannya. Produsen yang akan mencantumkan label halal harus memiliki sertifikat halal lebih dahulu. Tanpa sertifikat halal MUI, ijin pencatuman label halal tidak akan diberikan pemerintah. Sampai saat ini memang belum ada aturan yang menetapkan bentuk logo halal yang khas, sehingga pada umumnya produsen mencetak tulisan halal dalam huruf latin dan/arab dengan bentuk dan warna yang beragam. Akan tetapi beberapa produsen sudah membuat logo halal dengan bentuk logo MUI dengan mencantumkan nomor sertifikat halal yang dimilikinya. Hal ini dirasakan lebih aman untuk produsen karena masih cukup banyak produk yang beredar di pasaran yang mencantumkan label halal tanpa memiliki sertifikat halal MUI. (Ma-Jurnal Halal)
sumber: http://halalmui.org

Kamis, 18 November 2010

Dari Halalguide.info : Halal Versus Selera Anak

permen2Jangan sampai anak ketagihan. Perlu peran dari orang tua untuk memilihkan makanan yang halal dan sehat untuk anak. Jenis makanan seperti permen, jeli, snack, cokelat, permen lunak, marshmallow, dan aneka biskuit menjadi favorit bagi sebagian besar anak-anak kita. Sedangkan untuk minuman, berbagai minuman warna-warni dengan aneka rasa selalu menjadi proiritas yang mereka gemari. Kebanyakan makanan dan minuman tersebut dijajakan secara bebas di toko-toko dan warung-warung.
Sejalan dengan selera itu, para produsen pun berlomba menawarkan aneka produk mereka dengan tampilan yang menarik dan warna-warni. Mereka juga menampilkan tokoh kegemaran anak-anak dalam kemasan dan memberikan iming-iming hadiah. Berbagai promosi juga ditampilkan di TV dengan gaya yang sangat disukai.
Permen
Permen menjadi salah satu makanan paling digemari anak kita. Rasanya yang manis dan tersedia dalam berbagai pilihan rasa kesukaan anak, tidak jarang membuat anak-anak ketagihan. Apalagi dengan terus berkembangnya teknologi. Permen dapat dibuat dengan berbagai bentuk dan tekstur.
Melihat bagaimana anak begitu menyukai permen amatlah mudah. Cobalah tengok gigi mereka. Hampir tidak ada anak yang giginya masih utuh di usia lima tahun. Memang inilah salah satu efek buruk permen bagi anak. Anak yang belum bisa atau terbiasa menggosok gigi tidak dapat membersihkan sisa-sisa permen, terutama permen empuk, yang menempel pada gigi. Sisa permen yang manis akan difermentasi bakteri menghasilkan asam. Asam mengikis lapisan email gigi dan menyebabkan keropos atau gigi belubang.
Dari segi kehalalannya, permen lunak cenderung memiliki peluang lebih besar tersusupi komponen tidak halal. Permen ini tidak hanya terdiri dari gula dan perisa seperti pada permen keras, tetapi juga ditambahkan bahan pengenyal. Pengenyal yang umum dipakai adalah gum dan gelatin.
Gum terbuat dari getah tumbuhan sehingga aman ditambahkan. Namun permen lunak akan menjadi bermasalah bila yang ditambahkan adalah gelatin. Berasal dari binatang apa dan bila sapi, bagaimana disembelihnya ?
Makanan manis lain yang menjadi tren di kalangan anak-anak adalah marshmallow. Tekstur kenyalnya didapat dengan menambahkan gelatin. Umumnya marshmallow yang beredar di pasaran berasal dari produk impor. Karena itu peluang gelatin yang digunakan berasal dari binatang tidak halal cukup besar. Sebaiknya orangtua lebih cermat memperhatikan komposisi bahan dan tinggalkan bila ada yang meragukan.
Jeli
Perhatian khusus perlu diberikan kepada jeli yang kenyal. Bahan yang digunakan bisa dari tepung konyaku atau gelatin. Tepung konyaku berasal dari sejenis umbi-umbian sehingga aman dari sisi kehalalan dibandingkan dengan yang menggunakan gelatin.
Bahan yang perlu dicermati dalam jeli adalah perisa, pewarna, dan pemanis buatan yang digunakan. Selain berpeluang tidak halal, penggunaan bahan-bahan sintetis terutama untuk anak-anak dapat menimbulkan dampak gangguan kesehatan di kemudian hari. Jangan membeli hanya karena harganya murah atau karena anak suka. Pertimbangkan juga efeknya terhadap anak-anak yang kita sayangi.
Snack
Snack disukai anak-anak karena renyah dan gurih. Dengan berbagai rasa seperti sapi panggang, ayam, rumput laut, piza dan sebagainya, makanan ini tidak terpisahkan lagi dari anak-anak. Namun hati-hati, jangan membiarkan anak mengkonsumsi makanan jenis ini tanpa membatasinya.
Berbagai rasa pada snack didapatkan dari perisa plus MSG. Perisa daging perlu diwaspadai karena ada yang diekstrak dari bagian tubuh manusia seperti rambut dan bisa juga berasal dari binatang tertentu yang tidak halal.
Selain itu, MSG diindikasikan memiliki berbagai dampak membahayakan terutama bagi anak-anak. Daya tahan tubuh mereka yang masih rendah menjadikan mereka lebih rentan terkena dampak tersebut dibandingkan orang dewasa. Selera makan anak juga dapat terganggu bila citarasa gurih MSG telah terlanjur terpatri di lidah anak. Makanan rumah akan dirasakannya hambar sehingga anak menjadi sulit makan.
Coklat
Aneh rasanya bila ada anak tidak suka coklat. Kandungan gizi coklat cukup baik karena mengandung susu. Namun termasuk makanan berkalori tinggi yang membuat anak gemuk dapat semakin melar badannya. Jangan lupa untuk menggosok gigi anak setelah makan coklat karena bakteri gigi juga sangat menyukai makanan menempel seperti ini.
Titik kritis kehalalan coklat terletak pada penggunaan emulsifier, yaitu zat tambahan yang berfungsi menyatukan komponen-komponen coklat yang sulit bercampur sehingga menjadi campuran yang lembut dan lumer di mulut. Emulsifier ini bisa berasal dari bahan nabati maupun hewani. Nah, bila emulsifier yang digunakan berasal dari hewan, tentu menuntut perhatial ekstra dari segi kehalalannya.
Itulah beberapa jenis makanan yang lekat dengan dunia anak. Mengkonsumsinya sesekali tentu tidak mengapa. Namun jangan sampai anak ketagihan. Dalam hal ini, perlu peran dari orangtua untuk memilihkan makanan yang halal dan sehat untuk anak. Yang terbaik tentu bila orangtua menyediakan makanan sehat yang diolah sendiri secara higienis. Bagi yang tidak sempat, berbagai buah dengan potongan yang menarik dapat menjadi alternatif yang sehat. Bila memang harus memberikan makanan produk industri, carilah yang relatif aman dan jelas halal. Berikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana mengapa mereka harus membatasi diri makan makanan kesukaan mereka. Insya Allah mereka bisa mengerti. Kata kuncinya hanya satu : konsisten.
Arini Retnaningsih, penulis tetap Jurnal Halal.

Sumber: www.halalguide.info

Selasa, 16 November 2010

Resep-Resep Masakan Berbahan Daging Sapi/Kambing


Menjelang Idul Adha 1431H ini, beberapa resep masakan berbahan daging kambing/sapi bisa dicoba. Silakan klik resep-resep di bawah ini
Sate Godhog

Sate kambing bumbu komplit
Soto Daging
Tongseng Daging
Sop Buntut
Semoga bermanfaat. Selamat mencoba.......



sate godhog, sate kambing, sop buntut, krengsengan, soto daging, makanan sehat, hpa, resep masakan, kuliner

Senin, 15 November 2010

Krengsengan Daging


Krengsengan daging adalah salah satu masakan berbahan daging yang cukup mudah dibuat. Biasanya yang digunakan adalah daging kambing. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan daging sapi, atau domba. Jenis bumbu yang digunakan pun bermacam, ada yang menggunakan petis (biasanya gaya Jawa Timur), dan juga tidak menggunakan petis.
Kali ini, yang ditampilkan adalah krengsengan yang tidak menggunakan petis. Cara membuatnya pun sangat mudah.
Bahan:
  • daging 500gr
  • minyak untuk menumis
  • kecap manis 3sdm
  • air 300ml
Bumbu halus:
  • bawang merah 8 butir
  • bawang putih 4 butir
  • merica biji 1 sdm
  • kemiri 5 butir
  • pala 1/2 sdt
  • gula merah 2 sdm
  • cabe rawit merah
  • garam secukupnya
Cara memasak:
  • daging dipotong-potong dadu ukuran kecil
  • semua bumbu dihaluskan, lalu ditumis
  • setelah harum, potongan daging dimasukkan, diaduk agar terlapisi rata oleh bumbu
  • kemudian air dimasukkan
  • setelah kuah agak mengental, tuangkan kecap manis, ratakan, lalu tunggu kuah mendidih.
Krengsengan siap dihidangkan
Catatan:
  • jika disiapkan untuk anak-anak yang tidak menyukai rasa pedas, cabe rawit tidak perlu dihaluskan, cukup utuh  dimasukkan ke masakan sebelum kecap dituangkan.


Minggu, 14 November 2010

Tongseng Daging


Tongseng
Tongseng adalah salah satu bentuk olahan dari daging, biasanya daging kambing, ditemani kol dan tomat hijau sebagai penyegar. Biasanya warung-warung yang menjual sate dan gule kambing juga menyediakan pula masakan ini karena tongseng ini akan lebih lezat lagi bila memanfaatkan kuah gule.
Jenis kuahnya pun bermacam, ada yang menggunakan santan, ada yang santan cair, ada juga yang tidak menggunakan santan. Kali ini, resep yang disajikan adalah tongseng kambing menggunakan santan cair/kuah gule.
Dihidangkan bersama nasi putih pulen yang masih panas, benar-benar lezaaaaattt...............
Bahan:
  • daging kambing 10 potong bentuk dadu
  • tomat hijau 2 butir, potong agak besar
  • kol, potong kasar
  • santan cair 250ml (bisa juga menggunakan kuah gule)
Bumbu:
  • bawang putih 2 siung, dikeprek, lalu dicacah kasar
  • bawang merah 3 butir, diiris tipis
  • merica bubuk 1 sdt.
  • kecap manis 2 sdm
  • cabe (jika ingin pedas), diulek kasar
  • garam & gula pasir (untuk penguat rasa)
Cara membuat
  • bawang merah dan bawang putih ditumis dengan 3 sdm minyak goreng
  • setelah harum, potongan daging dimasukkan, dimasak hingga berubah warna
  • tuang santan cair (atau kuah gule), merica bubuk, kecap manis sampai mendidih.
  • masukkan kol dan tomat hijau.
  • tambahkan garam dan gula pasir (sedikit saja).
Tongseng siap dihidangkan bersama nasi pulen hangat.
Catatan:
  • daging kambing dapat diganti dengan daging sapi, domba, atau ayam.

Sabtu, 13 November 2010

Pengganti Alkohol Dalam Masakan

Pada jenis-jenis masakan tertentu sering digunakan alkohol seperti arak, ang ciu, wine, mirin dan sebagainya. Salah satu contohnya adalah pada masakan cina, jepang, juga pada pembuatan kue tart. Bahkan pada masakan lokal seperti nasi goreng sering ditambahkan arak. Oleh karena itu diperlukan alternatif pengganti khamr atau minuman memabukkan tersebut dalam masakan. Pengganti ini tentu saja tidak sama persis seperti menggunakan khamr, namun hanya menimbulkan rasa atau aroma yang mirip.
  • Ang Ciu
  • Alternatifnya adalah campuran kecap asin dan perasan jeruk limau
  • Mirin
  • Alternatifnya adalah jus anggur yang dicampur dengan perasan air jeruk lemon.
  • Red Wine
  • Alternatifnya adalah jus anggur, jus cranberry dan jus tomat.
  • Bourbon
  • Alternatifnya adalah ekstrak vanilla, jus cranberry atau jus anggur.
  • Brandy
  • Alternatifnya adalah sirup buah cerry atau selai cerry.
  • Muscat
  • Alternatifnya adalah jus anggur yang ditambah dengan air dan gula putih.
  • Vodka
  • Alternatifnya adalah sari buah apel atau jus anggur dicampur dengan perasan jeruk nipis.
  • White brandy
  • Alternatifnya adalah anggur, sari buah apel, kaldu sayuran maupun air biasa.
  • Apple Brandy
  • Alternatifnya adalah jus apel tanpa pemanis


Artikel ini diambil dari www.halalguide.info

Kamis, 11 November 2010

Sop Buntut










Siapa tidak kenal sop buntut? Buntut, berkuah gurih dengan tambahan kentang, wortel, tomat....... lezaaaat.....
Masakan ini cukup mudah dibuat.
Bahan:
  • Buntut sapi 1.5kg
  • Wortel ukuran sedang 2 batang, kupas, dan potong bundar
  • Kentang 2 butir, potong dengan bentuk sesuai selera, lalu digoreng sebentar saja
  • Daun bawang 2 batang, potong agak besar
  • Daun seledri secukupnya
  • Jahe 2 cm (dikeprek)
  • Bawang putih 7 butir, dikeprek lalu dicacah halus
  • Bawang merah 7 butir, potong tipis digoreng (bawang goreng)
  • Pala bubuk 1/2 sdt
  • Merica 1 sdt
  • Gula pasir
  • Garam
Cara membuat
  • Buntut direbus sampai cukup lunak (bisa menggunakan pressure cooker). Jika menginginkan sop buntut dengan rasa yang berat, air rebusan ini tidak perlu dibuang. Jika yang diinginkan adalah sop buntut dengan rasa ringan, buang air rebusan, rebus ulang buntut.
  • Masukkan wortel, kentang ke dalam rebusan.
  • Sambil menunggu rebusan mendidih, bawang putih ditumis, lalu masukkan juga keprekan jahe ke dalam tumisan (sebentar saja). Tuang tumisan tersebut ke dalam rebusan buntut.
  • Masukkan garam, pala, merica, juga tambahkan sedikit gula (untuk menggantikan fungsi MSG/bumbu perasa).
  • Taburkan daun bawang, daun seledri, dan bawang merah goreng.
Sop buntut siap dihidangkan.
Selamat mencoba......

Catatan:
  • kandungan lemak dalam masakan agar menjadi perhatian bagi penikmat sop buntut ini.


Sabtu, 06 November 2010

Garam Bleng? Boraks? Mungkinkah ada di makanan kita?

Sudah turun temurun garam bleng dipakai dalam pembuatan kerupuk, bakso, dan makanan lain. Selain itu juga digunakan saat merebus sayur.
Tetapi, tahukah Anda, bahwa garam bleng itu ternyata boraks juga? Berikut adalah copy paste dari wikipedia.

Semoga bermanfaat.

Bleng

Boraks alias bleng (sumber: google.com)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bleng (IPA: /bləŋ/, dari bahasa Jawa) adalah campuran garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan tradisional, seperti karak dan gendar. Sinonimnya natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat.
Bleng adalah bentuk tidak murni dari boraks, sementara asam borat murni buatan industri farmasi lebih dikenal dengan nama boraks.[1] Dalam dunia industri, boraks menjadi bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoak.
Dalam bentuk tidak murni, sebenarnya boraks sudah diproduksi sejak tahun 1700 di Indonesia, dalam bentuk air bleng. Bleng biasanya dihasilkan dari ladang garam atau kawah lumpur(seperti di Bledug Kuwu, Jawa Tengah).

Legalitas

Pemerintah telah melarang penggunaan boraks sebagai bahan makanan per Juli 1979, dan dimantapkan melalui SK Menteri Kesehatan RI No 733/Menkes/Per/IX/1988.
YLKI melalui Warta Konsumen (1991) melaporkan, sekitar 86,49 persen sampel mi basah yang diambil di Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya mengandung asam borat (boraks). Lalu 76,9 persen mi basah mengandung boraks dan formalin secara bersama-sama. YLKI juga melaporkan adanya boraks pada berbagai jajanan di Jakarta Selatan.

Bahaya bleng dan boraks

Boraks maupun bleng tidak aman untuk dikonsumsi sebagai makanan, tetapi ironisnya penggunaan boraks sebagai komponen dalam makanan sudah meluas di Indonesia. Mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks memang tidak serta berakibat buruk terhadap kesehatan tetapi boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit karena diserap dalam tubuh konsumen secara kumulatif. Seringnya mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkandemam, anuria (tidak terbentuknya urin), koma, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, apatis, sianosis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, hingga kematian.
Bleng atau boraks biasanya dipakai dalam pembuatan makanan berikut ini:
  • karak/lèmpèng (kerupuk beras), sebagai komponen pembantu pembuatan gendar (adonan calon kerupuk)
  • mi
  • lontong, sebagai pengeras
  • ketupat, sebagai pengeras
  • bakso, sebagai pengawet dan pengeras
  • kecap, sebagai pengawet

Substitusi bleng/boraks

Karena penggunaan bleng/boraks adalah sebagai pengenyal, bahan pengganti dapat dicari untuk fungsi yang sama. Air merang dan STPP (Sodium Tri-polyphosphate) dengan konsentrasi sama diketahui tidak mempengaruhi tanggapan organoleptik (kesan fisik dan rasa) dari kerupuk beras.[2]

Referensi

Sroto Sukaraja... Mak Nyussssss


Makanan satu ini uenak tenanan…. mak nyuuuss…… SROTO SUKARAJA.
Sroto Sokaraja/Sukaraja ini kami nikmati pada saat perjalanan balik Idul Fitri 1431H. Etape yang ditempuh adalah Magelang-Purwokerto. Dari Magelang, mengambil rute ke arah Secang-Temanggung-Wonosobo, naik terus ke Dieng. Dari Dieng, kami meluncur sampai ke Sukaraja kira kira jam 20.00. 
Berhubung perut sudah lapar, ditambah badan terasa dingin karena kehujanan, akhirnya kami mampir ke rumah makan yang menjual makanan khas daerah ini, Sroto Sukaraja.....
Cobalah Anda bayangkan, di tengah laparnya perut dan badan yang dingin setelah kehujanan, suapan demi suapan sroto ini memasuki perut Anda................ nikmat luar biasa........

Sroto Sukaraja
Isinya bisa pilih, ayam atau daging sapi… ditemani sambel kacang….
Rasanya gurih, nikmat, dipadu dengan sambel kacang yang menjadikan kuahnya mantap, dan berasa kental. Benar-benar nikmat luar biasa.....
Panganan khas Sukaraja yang lain adalah getuk goreng. Yang lewat daerah ini, jangan lupa membeli penganan ini. Rasanya juga nikmat luar biasa............


Kamis, 21 Oktober 2010

LELE GORENG BUMBU PRAKTIS

Ikan lele sudah sangat dikenal sebagai sajian lauk untuk sumber protein. Berbagai macam masakan dapat dibuat dari lele ini. Yang paling gampang dan sangat enak, biasanya adalah digoreng. Berikut ini adalah resep lele goreng yang disumbangkan oleh ibu Ristanti Wardani . Terima kasih bu Tanti, atas kiriman resepnya.

Selamat mencoba....

LELE GORENG BUMBU PRAKTIS
BAHAN :
1 kg ikan lele

BUMBU HALUS :
5 siung bawang putih
2 cm kunyit
1 sdm ketumbar (kl aku pakai ketumbar bubuk)
garam secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Ikan lele yang sudah dicuci bersih direndam dengan air garam (500 ml air + 2 sdm garam) selama 15 menit, untuk menghilangkan lendir dan juga membuat rasa ikan lele lebih gurih setelah di goreng.
2. Setelah 15 menit buang air garam untuk perendam ikan lele dan cuci kembali ikan lele hingga hilang lendirnya.
3. Kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan hingga merata dalam ikan lele.diamkan sebentar.
4. Goreng ikan lele dengan minyak yg sudah panas dan api sedang.
5. Sajikan, bisa ditambah sambal tomat atau sambal sesuai selera.

NB : Karena ikan sudah direndam dahulu dg air garam,sebaiknya takaran garam pada bumbu halus dikurangi agar tidak terlalu asin.

Sambel Uleg Jelantah


Sering ditemui sambal yang dicampur dengan jelantah, misal jelantah ikan asin, atau jelantah teri. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sensasi aroma dari ikan asin/teri dan sensasi minyak itu sendiri. Dari sisi kesehatan, minyak jelantah tidak baik untuk kesehatan.

Bagaimana agar tetap bisa menikmati sambal uleg dengan sensasi yang mirip dengan sambal uleg jelantah? Salah satunya adalah dengan mengganti jelantah itu dengan minyak zaitun (olive oil), atau juga dengan minyak baru. Atau, jika di rumah tersedia VCO (Virgin Coconut Oil), bisa juga digunakan sebagai pengganti minyak jelantah.

Bagaimana dengan sensasi aroma ikan asin/terinya? Bisa dicoba dengan ikut menghaluskan sedikit ikan asin/teri ke dalam sambal.

Silakan dicoba.....

Oseng-Oseng Mercon Teri

Oseng-oseng mercon? Pasti sudah banyak yang mengenal masakan ini. Bahan intinya adalah cabe dengan ditemani dengan bahan lain seperti daging, ikan, tahu, atau pun teri. Kali ini yang disajikan adalah oseng-oseng mercon teri.
Bahan:
  • bawang merah 8 buah, iris tipis
  • bawang putih 6 buah, geprek lalu cincang
  • cabe rawit 250gram
  • cabe hijau besar 5 buah, potong kasar
  • tomat hijau 2 butir, potong kasar
  • teri kecil 150gram
  • gula pasir 1 sdt
  • gula merah serut 2 sdm
  • kecap manis 1 sdm
  • garam secukupnya
  • air 100ml
Cara membuat:
  • bawang putih dan merah ditumis dengan minyak sampai harum.
  • masukkan kecap manis, aduk sebentar
  • masukkan air, cabe rawit, cabe hijau, tomat hijau, dan teri. Aduk merata.
  • masukkan gula.
  • tambahkan garam sesuai selera.
Oseng-oseng mercon teri siap dihidangkan.
Catatan: 
  • Masakan ini berasa pedas, sedikit manis, dan asin dari teri. Rasa asam dari tomat hijau ikut meramaikan nikmatnya rasa masakan ini.
  • Sangat nikmat dihidangkan dengan nasi pulen hangat, krupuk bawang, dan tempe goreng.
  • Siapkan segelas minum hangat untuk mengusir rasa pedas

Sabtu, 16 Oktober 2010

Diare? Cobalah Makan Tempe, Ini Hasil Riset Lho

dikutip dari http://republika.co.id


Tempe
REPUBLIKA.CO.ID,WAGENINGEN--Makanan Tempe ternyata bisa mengatasi diare. Produk dari kacang kedelai ini mengandung bahan-bahan tertentu yang bisa mencegah bakteri penjangkit penyakit menempel di dinding usus.

Demikian hasil penelitian mikrobiolog pangan dari Universitas Wageningen, Belanda Petra Roubos. Menurut Roubos, Tempe adalah 'semacam kue kacang kedelai yang berjamur dan beragi'. Sejumlah kalangan sudah lama menyatakan tempe dapat mengobati diare.

Roubos ingin membuktikan apakah hal itu benar. Ia memasukkan sepotong tempe pada sel-sel usus yang sudah dibiakkan. Ternyata tempe mampu mempersulit bakter penjangkit penyakit menempel di sel-sel tersebut. Menempelnya bakteri adalah stadium awal infeksi yang menyebabkan diare.

Red: Krisman Purwoko
Sumber: radio netherland
alamat link: http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/10/10/15/140366-diare-cobalah-makan-tempe-ini-hasil-riset-lho

Mie Goreng Jawa


Foto di atas adalah foto mie goreng jawa yang diambil menggunakan kamera HP, terlihat gelap sesuai dengan lokasinya yang di pinggir jalan. Yak.... kali ini mie goreng jawa yang dinikmati adalah Mie Pak Yanto, lokasinya di Magelang, tepatnya emper toko dekat traffic light karoseri New Armada.
Mie nya berukuran besar (mirip ukuran mie aceh), cukup kenyal, ditemani potongan ayam yang cukup besar, ditemani sayuran berupa kol, tomat, daun bawang. Rasanya lezat, gurih, manis. Rasa manis ini didominasi oleh kecap. Ditemani segelas teh manis, harga yang harus dibayarkan cukup murah, hanya Rp. 10.000,-.
Berminat? Tidak perlu jauh-jauh pergi kuliner.... Mari kita buat sendiri. Jumlah bahan di bawah ini hanya kira-kira saja.
Bahan:
  • Mie matang 1 piring, kalau yang teksturnya besar lebih OK.
  • Ayam rebus, dipotong dadu, sesuai selera
  • Kol kira-kira 1 genggam
  • Daun bawang, potong kasar
  • Daun seledri
  • Bawang goreng (bawang merah potong tipis lalu digoreng)
  • Kaldu ayam 100ml
  • Kecap manis 4 sdm.
Bumbu halus:
  • Bawang putih 2 siung
  • Kemiri 2 siung
  • Garam
  • Merica bulat 1 sdt
Cara membuat:
  • Bumbu halus ditumis dengan minyak yg tidak terlalu sedikit, sampai harum. (minyak bisa menggunakan bekas menggoreng bawang merah)
  • Masukkan daun bawang, kol, tuangkan kecap manis, masak sebentar.
  • Masukkan ayam, tuang air kaldu. Menjelang air kaldu mendidih, masukkan mie, aduk sampai rata.
  • Angkat dari api, tuang ke piring. Taburkan bawang goreng
Mie goreng jawa siap dihidangkan.
Selamat menikmati.
Catatan:
  • kadang-kadang, ditambahkan juga  kekian pada mie goreng ini.  Resep yang ditampilkan di atas (juga tempat mie yang dikunjungi di atas), tidak menggunakan kekian.
  • bahan dan resep kekian bisa diperoleh melalui google; banyak sharing mengenai cara membuat kekian.

Selasa, 12 Oktober 2010

Tips: Mengempukkan Daging Sate


Ingin membuat sate sapi/domba/kambing yang empuk?
Agar daging empuk, sebelum dibumbui, potongan daging diremas-remas dengan daun pepaya, lalu biarkan kira-kira 30menit
Setelah 30 menit, pisahkan antara daun pepaya dan dagingnya. Kemudian daging diolah lanjut sesuai bumbu yang diinginkan.
Semoga bermanfaat.

Kutipan: Mi Instan Lezat dan Sehat

dikutip dari www.detik.com
Mi Instan Lezat dan Sehat
Jakarta - Mi instan merupakan salah satu produk pangan yang aman dan bis amemenuhi kebutuhan nutrisi. Jika diolah dengan benar, semangkuk mi instan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup. Apa saja yang bisa dilakukan agar mi instan jadi lezat dan sehat.
Mitos dan rumor seputar mi instan sudah sangat banyak. Misalnya, mi instan bikin usus lengket, otak jadi cacad atau membuat orang kecanduan. Yang terakhir tentunya soal pemakaian bahan pengawet yang mengancam kesehatan.
Jika ditilik dari sejarahnya, mi instan sudah dikonsumsi sejak 52 tahun silam dan sangat populer di negara-negara Asia hingga Nigeria. Mi instan merupakan jawaban atas kebutuhan pangan yang praktis, enak dan terjangkau.
Kini, mi instan di dunia sudah menyesuaikan dengan citarasa lokal. Di Thailand ada mi instan tom yam dan pad thai. Di Vietnam ada yang mi instan pho bho. Di Indonesia, hidangan tradisional daerah muncul juga dalam kemasan mi instan. Mulai dari Soto Betawi, pindang, soto mie hingga cakalang.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal mi instan, cobalah simak tips praktis berikut ini:
1.Kemasan: Saat membeli perhatikan kondisi kemasan. Pilih yang bersih, tidak robek dan memiliki tanggal kadaluwarsa yang jelas.
2.Setelah dibuka, perhatikan tekstur dan warna mi, harus dalam kondisi bagus, warna tidak berubah dan kemasan bumbu bumbu tidak bocor dan tidak rusak. Jika kemasan bumbu dibuka, tidak ada bau yang aneh atau warna yang berubah.
3.Baca petunjuk pemasakan dengan cermat. Didihkan air secukupnya sesuai saran penyajian dalam kemasan. Masukkan mi instan dan masak sesuai dengan waktu yang dianjurkan pada kemasan. Kelebihan waktu dan takaran air bisa merubah citarasa mi.
4.Jika memasak mi rebus, jangan membuang air rebusannya , meskipun warnanya keruh. Karena mi instan biasanya diperkaya dengan sejumlah mineral dan vitamin yang akan larut dalam air, jika air dibuang berarti sejumlah vitamin ikut terbuang.
5.Kandungan nutrisi dalam sebungkus mi instan di Indonesia antara lain: karbohidrat total 57g, serat makan 3g, gula 6g, natrium 730mg, niasin 35%, asam folat 30%au warn, asam pantotenat 20%, kalsium 4% dan zat besi 40%. Kandungan ini cukup untuk memberi asupan nutrisi per kali sajian.
6.Untuk memperkaya nutrisi, tambahkan bahan-bahan segar dalam sajian mi instan seperti sayuran segar (sawi, kol, wortel, buncis, jagung), telur, dan bahan lainnya seperti kornet, sosis, bakso, irisan daging ayam/sapi. Dengan demikian semangkuk mi instan makin lengkap nutrisinya.
7.Yang terbaik untuk tubuh adalah mengkonsumsi beragam bahan makanan. Karena itu batasi konsumsi mi nstan maksimal dua kali seminggu dan perbanyak konsumsi bahan makanan lain terutama makanan segar agar asupan gizi menjadi seimbang.
( eka / Odi )

link asli:  http://www.detikfood.com/read/2010/10/12/163429/1462627/294/mi-instan-lezat-dan-sehat?881104284

Minggu, 10 Oktober 2010

Olahan Teri dan Cabe Rawit? Enaak.....

Resep di bawah ini adalah kiriman dari ibu Mai Maisarah melalui page Facebook  "Resep Masakan Sederhana" .
Special thanks to Ibu Mai Maisarah......
Bahan:
  • Cabe rawit
  • Teri
  • Bawang putih
  • Air Asam
  • Gula
  • Penyedap rasa.
Cara membuat
  • Potong cabai rawit bulat2,
  • potong tipis bawg putih ,
  • teri digoreng kmd letak satu wadah asingkan dulu.
  • Kemudian siapkan wajan, letak sedikit minyak, tumis bawang putih dan cabe rawit
  • setelah bau harum masukkan sedikit air asam garam, gula,dan penyedap rasa.
  • Akhir sekali masukkan teri yg tlh digoreng,
  • Aduk hingga agak kering, angkat.
Dan siap di hidangkan. Pasti mak nyuuss.... klu makan dgn nasi panas.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Orak-Arik Kilat

Pagi-pagi bingung menu sarapan? Perlu menu cepat untuk sarapan?
Coba cek bahan sayuran dan stok telur di kulkas. Kalau tersedia kol (kubis), wortel, telur bisa dicoba yang satu ini, Orak-Arik Kilat....
Mengapa disebut Orak-arik Kilat? Orak-arik, karena cara masaknya diaduk-aduk kacau (bahasa jawa: di-orak-arik); Kilat, karena masaknya cepet dan banget.
Bahan:
  • kol kira-kira 1/4 bagian, atau sesuai selera, diiris-iris halus
  • wortel 3 buah, dipotong kecil-kecil memanjang
  • telur 1 butir, dikocok
  • bawang putih 3 siung, digeprek lalu dicacah.
  • kecap ikan 2 sdm (atau bisa juga kecap asin); kalau tidak ada pakai garam biasa
  • gula 1/2 sdt
  • merica 1/2 sdt
  • minyak goreng untuk menumis
Cara membuat:
  • bawang putih ditumis sampai harum
  • setelah harum, masukkan kol dan wortel, aduk sampai agak layu
  • tambahkan gula dan kecap ikan/garam/kecap asin
  • masukkan kocokan telur sambil diaduk-aduk sampai telur menggumpal, lalu segera angkat dari api.
Orak-Arik Kilat siap dihidangkan.
Selamat mencoba......

Rabu, 06 Oktober 2010

Ayam Goreng Berempah

Resep di bawah ini adalah kiriman dari ibu Mai Maisarah melalui page Facebook  "Resep Masakan Sederhana" , copy paste sesuai kiriman asli.
Special thanks to Ibu Mai Maisarah......
BAHAN :
  • 1.3 KG AYAM (POTONG 18)
  • 2 HELAI DAUN PANDAN ( @ BUAT TALI SIMPUL)
BUMBU DIHALUSKAN (BLENDER) :
  • 5 SIUNG BAWANG PUTIH
  • 4 SIUNG BAWNG MERAH
  • 2 CM JAHE
  • 1 CM KUNYIT HIDUP
  • 1 ST MERICA
  • 2 BATANG SERAI
  • 2 CM LENGKUAS
  • GARAM
  • GULA
  • SEDIKIT AIR
CM :
  • MASUKKAN D.PANDAN KE DLAM ADONAN BUMBU, RENDAM AYAM KE DALAM BUMBU YANG TLH DIHALUSKAN SELAMA 1 JAM.
  • BIARKAN REMPAH MELEKAT DAN MASUK KEDALAM AYAM.
  • KEMUDIAN GORENG DGN MINYAK YG BANYAK DAN API JGN TERLALLU PANAS, SUPAYA DAGING DITENGAH MASAK.
CATATAN :
  • WARNA AYAM STLH DIGORENG ADALAH AGAK COKLAT, SEBAB MENGANDUNG GULA.
  • SISA REMPAH DAN D.PANDAN BOLEH DI GORENG UTK HIASAN
  • DAUN PANDANG BISA DIGANTI DGN DAUN KOROPELE (D.KARI).
  • RASA AYAM GORENG INI ADALAH GURIH, MANIS DAN WANGI DAUN PANDAN.
  • MAKAN PANAS PANAS DGN NASI, SAMBAL KOREK DAN ULAM SERTA SAYUR ASEM.
  • KLU NGGAK MAU DIGORENG SEMUA, BISA DI SIMPAN DLM TUPPERWARE KMD MASUKKAN FREEZER.
SILAHKAN MENCOBA....